Tampilkan postingan dengan label sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sejarah. Tampilkan semua postingan
Senin, 04 Maret 2013
mancing-nganggo-duit
Senin, 26 November 2012
Sejarah Subang
Prasejarah
Bukti adanya kelompok masyarakat pada masa prasejarah di wilayah Kabupaten Subang adalah ditemukannya kapak batu di daerah Bojongkeding (Binong), Pagaden, Kalijati dan Dayeuhkolot (Sagalaherang). Temuan benda-benda prasejarah bercorak neolitikum ini menandakan bahwa saat itu di wilayah Kabupaten Subang sekarang sudah ada kelompok masyarakat yang hidup dari sektor pertanian dengan pola sangat sederhana.
Selain itu, dalam periode prasejarah juga berkembang pula pola kebudayaan perunggu yang ditandai dengan penemuan situs di Kampung Engkel, Sagalaherang.
Bukti adanya kelompok masyarakat pada masa prasejarah di wilayah Kabupaten Subang adalah ditemukannya kapak batu di daerah Bojongkeding (Binong), Pagaden, Kalijati dan Dayeuhkolot (Sagalaherang). Temuan benda-benda prasejarah bercorak neolitikum ini menandakan bahwa saat itu di wilayah Kabupaten Subang sekarang sudah ada kelompok masyarakat yang hidup dari sektor pertanian dengan pola sangat sederhana.
Selain itu, dalam periode prasejarah juga berkembang pula pola kebudayaan perunggu yang ditandai dengan penemuan situs di Kampung Engkel, Sagalaherang.
Makna Lambang Kabupaten Subang
Makna Lambang Kabupaten Subang Perisai Bersudut Lima Menggambarkan makna keselamatan negara, bangsa, agama, masyarakat, dan agama Pohon Beringin Bergelombang 17 Dengan Akar Tunjang Delapan Menggambarkan aspek sejarah Kabupaten Subang (Kutawaringin); kesatuan bangsa yang berjiwa Pancasila dan semangat Proklamasi 17 Agustus 1945; pemerintahan sebagai pelindung rakyat; dan pelaksanaan pembangunan daerah bidang material maupun spiritual Benteng Berkepala Lima Serta Benteng Bagian Bawah Berbata Empat dan Lima di Bawah Pohon Beringin |
Jumat, 21 September 2012
Nailah si Cantik yang Pemberani
Nailah binti al-Farafishah adalah istri
Khalifah Ustman bin Affan. Dia terkenal cantik dan pandai. Bahkan
suaminya sendiri memujinya begini: “Saya tidak menemui seorang wanita
yang lebih sempurna akalnya dari dirinya. Saya tidak segan apabila ia
mengalahkan akalku.” Subhanallah!
Khaulah binti Azur (Ksatria Berkuda Hitam)
Siapa Ksatria Berkuda Hitam ini? Itulah
Khaulah binti Azur. Dia seorang muslimah yang kuat jiwa dan raga. Sosok
tubuhnya tinggi langsing dan tegap. Sejak kecil Khaulah suka dan pandai
bermain pedang dan tombak, dan terus berlatih sampai tiba waktunya
menggunakan keterampilannya itu untuk membela Islam bersama para
mujahidah lainnya.
Nusaibah si Jago Pedang
Jika kita membaca sejarah para sahabat
perempuan di zaman Rasulullah Shallallahu alaihi Wassalam, kita akan
banyak menemukan kekaguman-kekaguman yang luar biasa. Mereka bukan hanya
berilmu, berakhlaq, pandai membaca Al Qur’an, tapi juga jago pedang,
berkuda dan memanah, dan tidak sedikit yang juga menjadi “dokter” yang
pintar mengobati para sahabat yang terluka di medan perang. Bahkan, ada
di antara mereka yang terpotong tangannya karena melindungi Rasulullah!
Subhanallah… Simak kisah mereka..
Langganan:
Postingan (Atom)